Lagu Terakhir Didi Kempot “Ojo Mudik”, Pesan Didi Kempot agar Tidak Mudik di Tengah Virus Corona

Kemarin kita berduka karena kehilangan salah satu musisi sekaligus seniman campursari kebanggaan Indonesia, yakni Didi Kempot. Didi Kempot dikenal sebagai salah satu penyanyi yang konsisten mengambil genre campursari dan musik Jawa selama 30 tahun berkarier. Lagu-lagunya hampir semuanya berbahasa Jawa dan memiliki tempat di hati para penggemarnya yang disebut sebagai Sobat Ambyar.

Lagu terakhir yang diciptakan dan dinyanyikan oleh Didi Kempot sebelum beliau meninggal adalah “Ojo Mudik”. Lagu ini dibuat dalam rangka mengajak dan mengimbau masyarakat agar tidak mudik ke kampung halamannya di kala pandemi Virus Corona. Lagu Didi Kempot ini menjadi pesan dari Didi Kempot kepada masyarakat agar menaati aturan dan imbauan dari pemerintah untuk di rumah saja serta tidak bepergian, apalagi mudik. Penasaran seperti apa lagu “Ojo Mudik”? Yuk langsung saja simak ulasannya berikut ini!

Lirik Lagu “Ojo Mudik” Didi Kempot

mak bedunduk
mak pethungul
virus corona
nengngopo kowe njedhul
(mak bedunduk)
(mak pethungul)
ojo cedhak-cedhak
awas ojo podho ngumpul

Interlude

Reff :
(jaga jarak, cuci tangan)

(pakai masker)
ojo lali nyenyuwuno
sing banter

Interlude

(jaga jarak, cuci tangan)
(pakai masker)
maju bareng
nglawan corona ben klenger..
neng ngomah wae
di rumah saja
bersama-sama
ayo lawan corona..

(Musik)

mak bedunduk
mak pethungul
virus corona
nengngopo kowe njedhul
(mak bedunduk)
(mak pethungul)
ojo cedhak-cedhak
awas ojo podho ngumpul

Interlude

Reff :
(jaga jarak, cuci tangan)

(pakai masker)
ojo lali nyenyuwuno
sing banter

Jika kita simak dan dengarkan lagu “Ojo Mudik” dari Didi Kempot ini, mungkin terdengar lucu dan unik. Sweet Couple yang bukan orang Jawa mungkin akan terkekeh karena kata-kata dalam lirik lagu tersebut yang terasa jenaka, walau tidak paham artinya. Inti dari lagu tersebut adalah Virus Corona munculnya tiba-tiba sekali tanpa diduga sehingga Didi Kempot mengajak semua orang untuk waspada dengan tidak dekat-dekat, tidak berkumpul, jaga jarak, cuci tangan, pakai masker, dan tidak lupa untuk berdoa memohon perlindungan Tuhan. Mulia sekali bukan makna lagu “Ojo Mudik” dari Didi Kempot ini?

Baca Juga :  22 Wilayah di Indonesia yang Terjangkit Virus Corona

Video klip lagu “Ojo Mudik” ini juga cukup jenaka dan sederhana, khas ala Didi Kempot. Dalam video klip lagu “Ojo Mudik”, Didi Kempot juga mengajak Walikota Surakarta, F.X.Rudyatmo, Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol (Inf) Wiyata Sempana Aji, dan Kapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai , bahkan petani warga setempat agar para penggemar dan masyarakat yang melihat video klip lagu “Ojo Mudik” ini merasa tidak berjarak dan pesan untuk tidak mudik itu bisa sampai kepada masyarakat dengan cara yang jenaka.

youtube.com/didikempotofficialchannel
https://www.youtube.com/watch?v=P1E1IczI2Yw

Irama, nada, dan musik dalam lagu “Ojo Mudik” dari Didi Kempot ini juga kental dengan nuansa Jawa. Dalam lagu “Ojo Mudik” ini, kita akan mendengar suara gending gamelan, suling, berpadu dengan alat musik modern keyboard. Sungguh perpaduan yang harmonis dalam lagu terakhir milik almarhum Didi Kempot ini.

Baca Juga :  10 Rekomendasi Aktivitas Honeymoon Di Rumah Selama Wabah Virus Corona

Lagu “Ojo Mudik” sendiri dirilis di YouTube pada 28 April 2020 silam dan sudah mendapat 1,7 juta views serta 59 ribu likes. Lagu “Ojo Mudik” ini menandakan kepedulian Didi Kempot terhadap Kesehatan masyarakat di tengah pandemi Virus Corona. Ia mengajak agar masyarakat taat dengan aturan dan imbauan pemerintah untuk tidak mudik guna mengurangi penyebaran virus Corona di Indonesia. Selain lagu “Ojo Mudik”, Didi Kempot juga sukses mengadakan konser amal di rumah saja yang tayang di Kompas TV beberapa waktu lalu dan berhasil meraih 7,6 Miliar Rupiah untuk disumbangkan kepada pihak yang terdampak oleh virus Corona. Mulia sekali ya sosok Didi Kempot.

Baca Juga :  10 Lagu-lagu Kenangan Didi Kempot Yang Bikin Hati Ambyar!

Mungkin kita tidak akan menyaksikan atau mendengar lantunan merdu Didi Kempot secara langsung lagi mulai saat ini. Namun, karyanya tetap hidup dan masih bisa kita nikmati sampai sekarang. Kiranya Didi Kempot mampu menjadi inspirasi bagi kita untuk tetap berkarya sesuai dengan talenta dan kemampuan secara konsisten serta membuat kita tetap rendah hati kepada siapapun. Selamat Jalan Om Didi Kempot. Karya dan jasamu akan selalu abadi.

Leave a Reply