Musisi Berdarah Ambon Maluku Terkenal di Indonesia selain Glenn Fredly

Kepergian Glenn Fredly beberapa hari yang lalu karena penyakit Meningitis membuat masyarakat Indonesia berduka. Musisi asal Ambon Maluku tersebut telah begitu banyak menciptakan karya musik yang luar biasa bagi perkembangan musik Indonesia. Ditambah lagi dengan tipikal suara yang khas dan merdu milik Glenn Fredly. Rasanya susah sekali untuk dilupakan.

Selain Glenn Fredly, Ambon Maluku juga masih banyak memiliki dan mencetak musisi kelas atas lainnya. Wajar saja, dari dulu orang Ambon dikenal memiliki suara yang indah dan merdu sehingga menghasilkan banyak musisi yang masih berkarya hingga sekarang. Inilah deretan musisi asal Ambon Maluku selain Glenn Fredly yang menjadi kebanggan Ambon Maluku.

Bob Tutupoly

Musisi Ambon Maluku terkenal yang muncul jauh sebelum era Glenn Fredly adalah Bob Tutupoly. Pemilik nama lengkap Bobby Willem Tutupoly ini sudah menginjak usia 80 tahun. Bisa dibilang jika Bob Tutupoly merupakan musisi berdarah Ambon Maloko yang legendaris dan masih eksis hingga sekarang. Beliau memulai debut rekamannya pada tahun 1965 di Jakarta dan telah menghasilkan beragam karya lagu yang terkenal mulai dari “Lidah Tak Bertulang”, “Tiada Maaf Bagimu”, “Tinggi Gunung Seribu Janji”, dan “Widuri”. Walau berdarah Ambon Maluku, tetapi Bob Tutupoly lahir dan dibesarkan di Surabaya, Jawa Timur. Unik kan?

Benny Likumahuwa

Musisi berdarah Ambon Maluku lainnya yang juga telah memulai karier di blantika musik tanah air sebelum Glenn Fredly adalah Benny Likumahuwa. Mendengar namanya, tentu kita langsung tahu bahwa sosok ini memiliki hubungan dengan Utha dan Barry Likumahuwa.

Beliau merupakan kakak dari Utha Likumahuwa dan Ayah dari Barry Likumahuwa. Benny Likumahuwa dilahirkan di Kediri pada 1946 dan telah belajar musik sejak remaja, seperti bongo, bass, clarinet, saksofon, dan trombon. Benny Likumahuwa sendiri lebih banyak berkarier di aliran musik jazz dan telah banyak berkiprah dalam acara konser musik Jazz di berbagai belahan dunia. Saat ini usia musisi berdarah Ambon ini telah menginjak angka 73 tahun.

Utha Likumahuwa

Masih berkaitan dengan musisi berdarah Ambon Maluku sebelumnya, dikenal juga nama Utha Likumahuwa. Adik dari Benny Likumahuwa dan paman dari Barry Likumahuwa ini terkenal sebagai salah satu penyanyi bersuara emas dari Ambon Maluku dan menjadi kebanggaan Indonesia. Beliau lahir di Ambon Maluku pada 1955 dengan nama Doa Putra Ebal Johan Likumahuwa.

Utha Likumahuwa mulai aktif bernyanyi sejak tahun 1980-an dan telah mengeluarkan sejumlah lagu single hits yang masih bisa kita nikmati hingga saat ini. Lagu-lagu yang terkenal dari musisi asal Ambon ini di antaranya “Untuk Apa Lagi”, “Tersiksa Lagi”, “Esok kan Masih Ada”, “Pertama Kali”, “Puncak Asmara”, “Sesaat Kau Hadir”, “Kuingin”, dan “Akira”. Utha Likumahuwa sendiri sudah meninggal pada usia 56 tahun akibat penyakit stroke dan komplikasi lainnya. Walau demikian, karyanya masih bisa kita nikmati hingga kini.

Baca Juga :  11 Lagu-Lagu Cinta Romantis Glenn Fredly yang Cocok Dinikmati Bareng Pasangan

Barry Likumahuwa

Masih berhubungan dengan dua musisi asal Ambon Maluku sebelumnya, tentu kita juga tidak asing dengan nama Barry Likumahuwa. Pemilik nama lengkap Elseos Jeberani Emanuel Likumahuwa ini merupakan anak dari Benny Likumahuwa dan keponakan dari Utha Likumahuwa, keduanya merupakan musisi terkenal berdarah Ambon Maluku. Saat ini, Barry Likumahuwa sudah berusia 36 tahun. Barry Likumahuwa lebih dikenal sebagai musisi Jazz karena karyanya banyak yang mengambil genre Jazz. Ia juga dikenal sebagai pemain bass dan telah berkolaborasi dengan banyak musisi tanah air seperti Glenn Fredly, Tangga, Agnes Monica, dan Andien.

Broery Pesulima/Marantika

Musisi berdarah Ambon Maluku yang satu ini juga termasuk legendaris dan pernah menjadi bintang pada masanya, sebelum era Glenn Fredly. Musisi ini adalah Simon Dominggus Pesulima, yang biasa disebut Broery Pesulima atau kita kenal dengan nama Broery Marantika. Broery Marantika dikenal dengan suara merdunya yang khas dan sering menyanyikan lagu bergenre Pop Ballad, Blues, dan Jazz. Karier Broery Marantika juga semakin menanjak semenjak ia sering berduet dengan salah satu penyanyi kebanggaan Indonesia, Dewi Yull dan menjadi idola pada masanya. Lagu-lagunya yang terkenal ialah “Jangan Ada Dusta di Antara Kita”, “Kharisma Cinta”, “Rindu yang Terlarang”, dan “Widuri”. Broery Marantika sendiri telah meninggal dunia pada tahun 2000 silam di usia 51 tahun karena penyakit stroke.

Ruth Sahanaya

Musisi berdarah Ambon Maluku yang satu ini bisa dibilang merupakan salah satu diva kebangaan Indonesia. Ya, Ruth Sahanaya atau akrab dipanggil Uthe/Mama Uthe. Ruth Sahanaya termasuk salah satu penyanyi wanita senior Indonesia, terutama di tahun 1990-an dan 2000-an. Ia sudah gemar menyanyi sejak kecil dan telah menjuarai berbagai kontes menyanyi.

Ruth Sahanaya memulai album pertamanya “Seputih Kasih” pada 1987 dan meledak di pasaran. Lagu-lagu yang menjadi hits dari Ruth Sahanaya adalah “Kaulah Segalanya”, “Astaga”, “Keliru”, “Andaikan Kau Datang”, “Tak Kuduga”, dan “Jangan Buang Waktu”. Selain itu, Ruth Sahanaya juga pernah berkolaborasi dengan Titi DJ dan Krisdayanti dalam grup vokal 3 Diva besutan komposer ternama Erwin Gutawa.

Andre Hehanusa

Musisi berdarah Ambon Maluku lainnya yang juga menjadi penyanyi bersuara merdu adalah Andre Hehanusa. Pemilik nama asli Andre Ronal Benito Hehanussa Yance ini telah berusia 55 tahun dan tergolong sebagai penyanyi senior berdarah Ambon di tanah air. Lagu-lagu Andre Hehanusa yang terkenal di antaranya adalah “Kuta Bali”, “Karena Kutahu Engkau Begitu”, “Bidadari”, “Melayang”, “Terlalu Cinta”, dan “Untukmu”. Sekali mendengar suara dan lirik lagunya yang puitis, pasti langsung jatuh cinta.

Harvey Malaiholo

Musisi berdarah Ambon terkenal lainnya yang juga berprofesi sebagai penyanyi seperti Glenn Fredly adalah Harvey Malaiholo. Harvey Malaiholo tergolong sebagai salah satu musisi dan penyanyi senior Indonesia karena telah berkarier sejak tahun 1970-an dan mulai populer sejak era 1980-an.

Baca Juga :  Potret Keindahan Kampung Halaman Glenn Fredly di Ambon Maluku dan Sekitarnya

Sosok Harvey Malaiholo kala itu dikenal dengan image yang gagah terutama dengan kumis tebal yang menjadi ciri khasnya. Lagu-lagunya yang terkenal dari penyanyi berdarah Ambon Maluku ini adalah “Merindukanmu”, “Aku Sadari”, “Katakan Saja”, “Dara”, “Senja di Batas Kota”, dan “Begitulah Cinta”. Saat ini, beliau lebih banyak menghabiskan waktu mengurus usaha, keluarga, dan terkadang menyempatkan diri untuk konser dengan Ruth Sahanaya ataupun Krisdayanti.

Gamaliel dan Audrey Tapiheru

Musisi berdarah Ambon Maluku yang satu ini boleh jadi terinspirasi oleh musisi Glenn Fredly dalam merintis kariernya. Gamaliel dan Audrey Tapiheru yang tergabung dalam grup GAC (Gamaliel, Audrey, Cantika) mulai merintis karier dari 2009 silam. Awalnya, Gamaliel dan Audrey Tapiheru hanya sekadar menyanyi cover-cover lagu milik musisi internasional di YouTube seperti Break Your Heart (Taio Cruz), Poker Face (Lady Gaga), dan Telephone (Lady Gaga) yang kemudian meledak. Kini mereka sibuk berkarier dengan mengeluarkan lagu-lagu bergenre Pop, Hip-Hop, dan R&B. Lagu-lagu mereka yang terkenal di antaranya adalah “Bahagia”, “Berlari Tanpa Kaki”, “Cinta”, dan “Sailor”. Terkadang, mereka juga melakukan cover lagu sejumlah musisi terkenal seperti “Seberapa Pantas”, “Galih & Ratna”, dan “Perfect”.

Monita Tahalea

Musisi berdarah Ambon Maluku yang juga menjadi penyanyi idola anak muda Indonesia adalah Monita Tahalea. Monita Tahalea merintis kariernya dengan mengikuti ajang kompetisi bakat Indonesian Idol pada tahun 2005. Karakter suara Monita Tahalea ini unik karena adanya nuansa jazz dalam suaranya kala bernyanyi.

Monita unggul hingga harus tersisih di babak 4 besar Indonesian Idol 2005. Selepas kompetisi, karier musik Monita semakin menanjak dengan mengeluarkan lagu-lagu seperti “Kekasih Sejati”, “Memulai Kembali”, “Breathe”, “Hai”, “Sesaat yang Abadi”, dan “Antara Kita”. Selain itu, ia juga pernah berkolaborasi dengan musisi asal Ambon Maluku yaitu Glenn Fredly dalam lagu “Filosofi dan Logika”.

Marcello Tahitoe

Musisi berdarah Ambon Maluku lainnya selain Glenn Fredly yang juga terkenal sebagai penyanyi adalah Marcello Tahitoe atau biasa dikenal dengan Ello. Ello mendapat bakat seni musik dan menyanyi dari kedua orang tuanya yakni Minggoes Tahitoe, penyanyi dan musisi berdarah Ambon Maluku dan Diana Nasution, penyanyi senior berdarah Batak. Ia mulai dikenal oleh masyarakat sejak membawakan lagu milik ayahnya sendiri yang berjudul “Pergi Untuk Kembali”. Lagu-lagu milik penyanyi berdarah Ambon yang juga terkenal adalah “Masih Ada”, “Takkan Ada Aku Lagi”, “Aku Selalu Ada”, dan “Gak Kayak Mantanmu”.

Daniel Sahuleka

Musisi terkenal lainnya yang juga berdarah Ambon Maluku dan telah lama merintis karier sebelum era Glenn Fredly adalah Daniel Sahuleka. Daniel Sahuleka adalah penyanyi Belanda yang memiliki darah Indonesia, ayahnya orang Ambon Maluku dan Ibunya orang Sunda. Selain itu, musisi berdarah Ambon Maluku ini ternyata juga dilahirkan di Indonesia, tepatnya di Semarang. Ia aktif berkarya di tahun 1970-an dan 1980-an dengan mengeluarkan lagu dan album. Lagunya yang terkenal yakni “You Make My World So Colorful”, “We’ll Go Out Tonight”. “Rain” dan “Don’t Sleep Away The Night”. Ia juga mahir bermain alat musik gitar sehingga sering menggunakan gitar di setiap konsernya.

Baca Juga :  Potret Keindahan Kampung Halaman Glenn Fredly di Ambon Maluku dan Sekitarnya

Franky Sahilatua

Musisi terkenal lainnya yang berdarah Ambon Maluku dan cukup dikenal banyak oleh masyarakat adalah Franky Sahilatua. Franky Sahilatua merupakan musisi dan penyanyi berdarah Ambon Maluku yang lahir di Surabaya. Ia juga dikenal sebagai aktivis bertema sosial dan nasionalisme. Beberapa lagunya yang terkenal adalah “Musim Bunga”, “Kepada Angin”, dan “Burung-Burung”. Selain itu, ia juga pernah berduet dengan penyanyi senior Indonesia Iwan Fals dalam lagu “Terminal”, “Orang Pinggiran”, dan “Menangis”. Franky Sahilatua sendiri telah meninggal dunia pada 2011 silam akibat penyakit kanker tulang belakang.

Yopie Latul

Musisi berdarah Ambon Maluku terkenal lainnya yang tak boleh dilewatkan selain Glenn Fredly adalah Yopie Latul. Musisi Ambon Maluku yang saat ini berusia 64 tahun juga memiliki suara emas dan beberapa lagunya bergenre hiphop dengan alunan nada yang cocok untuk berdansa dan menari. Lagu-lagu yang pernah dibawakan oleh Yopie Latul adalah “Ayun Langkahmu” ciptaan Elfa Secioria dan “Kembalikan Baliku” ciptaan Guruh Soekarnoputra. Namun, Yopie Latul juga begitu dikenal masyarakat karena lagu “Poco-Poco” yang identik dengan lagu senam, bahkan bisa dibilang merupakan lagu serta tarian senam kebanggan Indonesia yang terkenal hingga mancanegara. Terakhir, ia juga menyanyikan lagu “Hioko Tobelo” dengan goyangannya yang disebut “Goyang Tobelo” dan sukses di pasaran serta menjadi salah satu lagu yang sering digunakan untuk senam maupun kompetisi.

Itulah sejumlah musisi asal Ambon Maluku selain Glenn Fredly yang terkenal di Indonesia dan telah menghasilkan banyak karya luar biasa bagi perkembangan musik tanah air. Sebenarnya masih ada banyak lagi musisi Ambon Maluku lainnya yang pastinya berbakat dan akan ada bibit-bibit baru bermunculan ke depannya dari Ambon Maluku yang akan berkiprah di kancah musik Indonesia.

Melihat banyaknya talenta musik dengan musisi dan penyanyi berdarah Ambon Maluku, maka tak heran jika UNESCO menganugerahkan Ambon Maluku sebagai Kota Musik Dunia atau World City of Music. Wajar saja jika mendiang Glenn Fredly begitu bangga dengan pencapaian ini dan begitu bangga serta cinta terhadap kampung halamannya di Ambon Maluku ini.

Leave a Reply