Negara di Dunia yang Menerapkan Lockdown karena Virus Corona

Virus Corona merupakan sejenis virus yang sejenis dengan virus infeksi saluran pernafasan (SARS, influenza, dll). Virus Corona menyebabkan terjadinya penyakit pernafasan Co-Vid 19 dengan gejala seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, hingga sesak nafas akut yang bisa berujung pada kematian.

Awalnya, Virus Corona ini diduga berasal dari Wuhan, Cina dan saat ini sudah menyebar ke lebih dari 100 negara di dunia di berbagai benua. Asia, Eropa, Amerika, Afrika, hingga Australia semuanya merupakan wilayah yang telah terjangkit oleh Virus Corona. Tak heran jika World Health Organization (WHO) telah menetapkan kasus Virus Corona ini sebagai pandemi karena penyebarannya telah meluas ke berbagai belahan dunia.

Beberapa negara di dunia bahkan sampai menerapkan lockdown guna mencegah dan mengurangi kasus virus Corona di negaranya. Lockdown sendiri merupakan penutupan akses keluar maupun akses masuk di area yang terdampak sebuah pandemi. Akibatnya, masyakarat yang ada di dalamnya tidak bebas beraktivitas apalagi keluar masuk wilayah tersebut. Kita pun juga tidak bisa memasuki area tersebut karena lockdown.

Inilah negara-negara di dunia yang melakukan lockdown karena virus Corona. Yuk disimak!

Malaysia

Negara di dunia yang menerapkan lockdown karena adanya virus Corona adalah Malaysia. Negara tetangga Indonesia yang biasa disebut sebagai negeri Jiran ini sudah menerapkan kebijakan lockdown sejak Rabu, 18 Maret 2020 seiring dengan melonjaknya kasus virus Corona di Malaysia.

Akibat kebijakan lockdown di Malaysia, semua kegiatan bisnis dan usaha di negara ini harus ditutup. Namun, ada pengecualian untuk toko dan usaha yang menjual makanan serta kebutuhan sehari-hari yang masih boleh beroperasi. Kebijakan lockdown di Malaysia ini juga tidak memperbolehkan orang dari luar negara Malaysia untuk masuk ke negara tersebut, termasuk orang Malaysia juga tidak bisa leluasa keluar ke negara lain.

Filipina

Negara di dunia lainnya yang juga menerapkan kebijakan lockdown karena adanya virus Corona adalah Filipina. Negara yang juga bertetangga dengan Indonesia ini telah menerapkan kebijakan lockdown sejak 15 Maret 2020 silam. Sempat terjadi kepanikan warga Filipina maupun non-Filipina di bandara karena penerbangan dari dan menuju negara ini banyak yang dihentikan. Tak hanya itu, sejumlah warga juga berbondong-bondong melakukan “mudik”, yang sebenarnya tidak perlu dilakukan.

Lockdown di Filipina akibat virus Corona ini akan berlangsung selama sebulan dan pihak pemerintah meminta warga untuk melakukan aktivitas di rumah. Jika warga ingin bekerja atau pergi ke luar rumah, maka harus lapor dan diperiksa di pos keamanan terlebih dahulu. Semoga para warga negara Filipina tetap disiplin selama masa lockdown ya.

Cina

Negara yang juga turut menerapkan lockdown karena adanya virus Corona adalah Cina. Sebagai negara yang terkena wabah virus Corona pertama kali di dunia, tentu saja Cina menjadi negara yang menerapkan lockdown. Negara ini awalnya menerapkan lockdown di tempat virus Corona berasal yaitu Wuhan pada 23 Januari 2020 silam. Selanjutnya, Cina pun menerapkan lockdown di belasan kota lainnya di negara tersebut seiring dengan semakin banyaknya laporan kasus virus Corona yang terjadi.

Baca Juga :  Tips WFH Antibosan Selama PSBB

Saat ini, Cina sudah perlahan-lahan mulai melonggarkan kebijakan lockdown karena sudah semakin banyak pasien Corona yang sembuh dan sudah semakin sedikitnya laporan kejadian virus Corona di negara tersebut. Semoga warga Cina bisa kembali beraktivitas normal di negaranya seusai lockdown berlalu ya!

Lebanon

Masih di Asia, negara yang juga menerapkan kebijakan lockdown karena adanya virus Corona adalah Lebanon. Negara yang terletak di wilayah Asia Barat ini telah menerapkan kebijakan lockdown sejak 21 Maret 2020. Pihak pemerintah negara Lebanon meminta para tentara dan petugas keamanan untuk memastikan penduduk negara ini tetap tinggal di rumah agar penyebaran virus Corona tidak merajalela di Lebanon.

Walau begitu, penduduk Lebanon masih bisa keluar rumah jika keadaan darurat/mendesak. Bandara Internasional Rafik Hariri di ibukota negara, Beirut, juga telah ditutup agar tidak ada orang yang keluar dan masuk Lebanon selama negara ini menerapkan kebijakan lockdown.

Yordania

Masih di kawasan Asia Barat, negara yang turut menerapkan kebijakan lockdown karena virus Corona adalah Yordania. Kebijakan lockdown di Yordania diterapkan terutama di ibukota negara ini yaitu Amman. Yordania menerapkan kebijakan lockdown sejak 21 Maret 2020.

Negara Yordania meminta agar toko-toko dan pusat bisnis tutup serta melarang penduduk untuk berada di luar rumah. Negara ini juga menerapkan adanya jam malam dan banyak orang yang ditangkap karena melanggar aturan jam malam selama lockdown di Yordania. Nah, kalau sudah ada aturan lockdown dan jam malam maka hendaknya harus selalu dipatuhi ya!

Polandia

Bergeser ke Eropa, ada beberapa negara yang juga telah menerapkan kebijakan lockdown di negaranya karena adanya virus Corona. Salah satu negara yang menerapkan kebijakan lockdown karena virus Corona adalah Polandia.

Negara di kawasan Eropa Timur ini telah menerapkan kebijakan lockdown sejak 13 Maret 2020. Polandia melarang WNA untuk datang ke negaranya. Bagi para warga Polandia yang baru saja tiba dari luar Polandia, wajib melakukan karantina selama 14 hari guna menghindari adanya virus Corona.

Italia

Italia juga menjadi salah satu negara di dunia yang menerapkan kebijakan lockdown karena adanya virus Corona. Sebagai episentrum baru virus Corona dan salah satu negara di dunia dengan tingkat positif dan kematian Corona tertinggi, wajar saja jika Italia menerapkan kebijakan lockdown di negaranya. Italia telah menerapakn lockdown secara nasional sejak 10 Maret 2020.

Seluruh pusat pendidikan, tempat belanja, dan tempat wisata ditutup secara serentak. Transportasi umum dibatasi perjalanannya. Walau demikian, saat awal-awal negara ini menerapkan kebijakan lockdown, rupanya masih banyak orang yang bepergian dan kumpul-kumpul sehingga penyebaran virus Corona di Italia menjadi sangat cepat dan masif.

Baca Juga :  Destinasi Wisata Dunia yang Terdampak Virus Corona

Perancis

Perancis juga menjadi salah satu negara di dunia yang menerapkan kebijakan lockdown akibat virus Corona. Negara ini mulai menerapkan lockdown sejak Senin, 16 Maret 2020 dan diberlakukan selama 15 hari.

Pemerintah Perancis melarang adanya kegiatan luar ruangan kecuali darurat/mendesak dan kegiatan berbelanja kebutuhan pokok di supermarket. Tak hanya itu, pemerintah Perancis juga akan memberikan sanksi kepada mereka yang melanggar.

Wajar saja, saat ini kasus virus Corona di Perancis cukup tinggi dan hendaknya penduduk di Perancis bisa menaati aturan lockdown tersebut demi terhindar dari virus Corona.

Belanda

Negara di wilayah Eropa lainnya yang juga menerapkan kebijakan lockdown karena adanya virus Corona adalah Belanda. Negara yang pernah menjajah Indonesia selama 3,5 abad ini mulai menerapkan lockdown sejak 15 Maret 2020 dan akan berlangsung hingga 6 April 2020.

Akibat lockdown di negara ini, tempat-tempat pendidikan seperti sekolah, perguruan tinggi, klub malam, bar, dan pusat olahraga akan ditutup. Wajar saja, saat ini Belanda termasuk salah satu negara dengan tingkat virus Corona tertinggi di Eropa bahkan dunia sehingga harus menerapkan kebijakan lockdown.

Belgia

Bertetangga dengan Belanda, Belgia juga termasuk salah satu negara yang menerapkan kebijakan lockdown karena adanya virus Corona. Negara ini mulai menerapkan lockdown sejak 18 Maret 2020 dan akan berlangsung hingga 5 April 2020 mendatang.

Pihak pemerintah setempat meminta para warga untuk berada di rumah dan tidak melakukan kontak fisik dengan banyak orang. Selain itu, berlaku juga pembatasan kunjungan ke tempat-tempat tertentu. Tak hanya itu, warga Belgia juga tak bisa bebas ke luar negaranya karena penerbangan dibatalkan mulai 21 Maret sampai 19 April. Jadi, buat Sweet Couple yang ingin ke Belgia ditunda dulu ya karena negara ini sedang menerapkan lockdown terkait virus Corona di negara tersebut.

Denmark

Masih di kawasan Eropa, tepatnya di kawasan Skandinavia, ada juga negara yang telah menerapkan kebijakan lockdown karena adanya virus Corona di negara tersebut, Negara itu adalah Denmark.

Denmark telah melakukan lockdown mulai 10 Maret 2020 dan berlangsung selama 2 minggu. Lockdown berlaku secara nasional serentak di seluruh wilayah Denmark. Karena lockdown di negara ini, sekolah dan universitas banyak yang ditutup guna mencegah semakin merebaknya virus Corona di Denmark.

Irlandia

Irlandia juga menjadi salah satu negara di dunia yang menerapkan kebijakan lockdown karena adanya virus Corona. Negara yang bertetangga dengan Inggris ini menyatakan lockdown di seluruh negaranya dan akan menutup tempat pendidikan, daycare, dan tempat-tempat keramaian lainnya.

Pemerintah negara setempat juga akan membatasi acara yang melibatkan banyak orang agar penyebaran virus Corona di Irlandia tidak semakin masif dan meningkat. Semoga kebijakan lockdown di Irlandia ini juga diimbangi dengan kesadaran masyarakat negara ini ya!

Baca Juga :  Tips Jalan-Jalan Saat Pandemi Corona yang Bikin Aman

Spanyol

Negara di dunia yang menerapkan kebijakan lockdown adalah Spanyol. Saat ini, Spanyol menjadi salah satu negara di dunia dengan tingkat kasus virus Corona tertinggi sehingga wajar saja jika Spanyol menerapkan kebijakan lockdown di negaranya.

Negara ini mulai menerapkan kebijakan lockdown akibat virus Corona mulai 14 Maret 2020 dan berlangsung selama 15 hari, dengan adanya kemungkinan perpanjangan masa lockdown. Pemerintah Spanyol memerintahkan pengurangan aktivitas di luar ruangan dan penutupan tempat-tempat wisata, hotel, restoran, kafem dan bar.

Dengan adanya kebijakan lockdown di Spanyol, diharapkan akan meredam penyebaran virus Corona yang saat ini sudah berjumlah lebih dari 25 ribu kasus positif Corona.

El Salvador

Bergeser ke wilayah Amerika Latin, terdapat negara yang telah menerapkan kebijakan lockdown karena adanya virus Corona. Negara tersebut adalah El Salvador. Walau telah menerapkan kebijakan lockdown, bukan berarti kasus virus Corona di negara ini sudah merajalela. El Salvador baru memiliki 1 kasus virus Corona yang terkonfirmasi.

Walau demikian, langkah ini termasuk langkah waspada dan preventif dari pemerintah setempat dalam melawan virus Corona. Sekolah ditutup selama 3 minggu dan orang asing dilarang memasuki negara tersebut.

Tak hanya itu, warga El Salvador yang baru pulang dari luar negeri harus menjalani karantina hingga 30 hari lamanya. Walau sering dianggap sebagai negara dunia ketiga, El Salvador cukup tinggi tingkat kesadarannya akan bahaya virus Corona. Keren ya!

Argentina

Terakhir, negara di dunia yang menerapkan kebijakan lockdown karena adanya virus Corona adalah Argentina. Negara yang terletak di kawasan Amerika Latin ini mulai menerapkan kebijakan lockdown sejak 20 Maret 2020 dan akan berlangsung hingga akhir Maret 2020.

Pemerintah negara setempat mengimbau para pekerja untuk bekerja dari rumah dan anak-anak sekolah untuk belajar di rumah selama lockdown berlangsung. Argentina sendiri terkonfirmasi memiliki 301 kasus positif virus Corona di negara tersebut. Semoga kebijakan lockdown di Argentina bisa meredam penyebaran virus Corona di negara ini ya.

Itulah negara-negara di dunia yang menerapkan kebijakan lockdown akibat adanya virus Corona. Kebijakan lockdown di tiap negara tentu telah dipertimbangkan matang-matang dengan melihat kondisi sosial-masyarakat dan ekonomi di negara yang bersangkutan. Lockdown hanyalah salah satu cara untuk meredam penyebaran virus Corona. Yang terpenting adalah kesadaran masyarakat sendiri untuk menerapkan hidup bersih dan sehat serta menaati aturan/imbauan pemerintah setempat terkait virus Corona. Semoga apapun yang dilakukan, bisa mengurangi dan mencegah meluasnya virus Corona di dunia ini ya. Stay safe and stay healthy Sweet Couple!

Leave a Reply