Niat Puasa Ayyamul Bidh beserta Hadits Lengkapnya

Niat Puasa Ayyamul Bidh pada bulan Muharram bisa diikuti dengan puasa Senin Kamis supaya mendapatkan dua keutamaan sekaligus.

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dilakukan tiga hari tiap ketika bulan purnama, yaitu tanggal 13, 14 dan 15 setiap Bulan Qamariyyah.

Puasa Ayyamul Bidh tahun 2022 jatuh pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan Agustus. Oleh karena itu, umat muslim wajib mengetahui niat dan keutamaannya sebelum menjalankan ibadah tersebut.

JADI CONTENT CREATOR SWEETRIP DAN RASAKAN MANFAATNYA
GABUNG

Artikel Terkait:

Puasa sunnah ini merupakan hadits Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Imam At Tirmidzi dan Imam Nasai. Umat muslim tentunya wajib mengetahui niat puasa Ayyamul Bidh supaya bisa menjalankannya dengan ikhlas dan sungguh-sungguh.

Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!

Niat Puasa Ayyamul Bidh

Niat Puasa Ayyamul Bidh dapat diketahui melalui hadits Rasulullah SAW yang telah bersabda:

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

“Hai Abu Dzar, Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR Tirmidzi dan an Nasai)

Baca Juga :  Niat Puasa Idul Adha, Lengkap dengan Ayatnya!

Imam Bukhari menulis sebuah bab di dalam Kitab Shahihnya dengan judul “Puasa Hari-Hari Bidh atau hari purnama, yakni hari ke 13, 14 dan 15.

Ibadah puasa ini bermula dari peristiwa Nabi Adam AS ketika diturunkan ke muka bumi. Riwayat Ibnu Abbas mengatakan bahwa ketika Nabi Adam AS diturunkan ke muka bumi, seluruh tubuhnya terbakar matahari sehingga menjadi hitam atau hangus.

Kemudian Allah SWT memberikan wahyu kepadanya untuk berpuasa selama tiga hari, yakni pada tanggal 13, 14, dan 15. Ketika berpuasa pada hari pertama, sepertiga badan Nabi Adam AS menjadi cerah kembali.

Saat berpuasa hari kedua, sepertiganya lagi menjadi cerah. Kemudian saat berpuasa hari ketiga, sepertiga sisanya lagi kembali cerah.

Niat Puasa Ayyamul Bidh Agustus 2022 Dibarengi Puasa Senin Kamis

Puasa Ayyamul Bidh dapat dilakukan bersamaan dengan puasa Senin Kamis sebagaimana diungkapkan pada ayat:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِايام البيض وَعَنْ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Ghadin ‘An adaai sunnati Ayyamul Bidh wa ‘an shouma yaumal khomiis lillahi Ta’alaa

Artinya, “Saya niat puasa sunnah Ayyamul Bidh esok hari dan puasa hari kamis karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga :  Niat Puasa Idul Adha, Lengkap dengan Ayatnya!

Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Puasa Senin-Kamis boleh dilakukan pada pagi atau siang hari dengan catatan belum makan dan minum sejak pagi lalu terbersit keinginan untuk berpuasa.

Sementara itu, pada puasa wajib seperti puasa Ramadhan, Puasa Qadha dan Puasa Kaffarah atau Nadzar wajib dilakukan pada malam hari sebelum masuk waktu subuh.

Istilah yang sering digunakan adalah Tabyitunniyah, atau memabitkan niat. Artinya, di malam hari seseorang sudah harus berniat bahwa besoknya dirinya akan melaksanakan puasa.

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Umat Islam dianjurkan untuk menunaikan ibadah Puasa Ayyamul Bidh karena terdapat keutamaan yang berarti.

Keutamaan yang pertama, yaitu Puasa Ayyamul Bidh sama dengan melaksanakan puasa selama setahun sebagaimana diungkapkan pada ayat:

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

Artinya, “Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari).

Keutamaan Puasa Ayyamul yang berikutnya adalah pintu akhirat bagi umat muslim. Ibadah puasa ini mampu menjadi berkah bagi umat untuk mendapatkan pintu surga.

إن في الجنة بابًا يقال له: الريان، يدخل منه الصائمون يوم القيامة لا يدخل منه أحد غيرهم. يقال: أين الصائمون؟ فيقومون لا يدخل منه أحد غيرهم، فإذا دخلوا أغلق فلم يدخل منه أحد

Baca Juga :  Niat Puasa Idul Adha, Lengkap dengan Ayatnya!

“Sesungguhnya di surga ada satu pintu yang namanya “Ar-Rayyan,” yang akan di masuki oleh orang-orang yang sering berpuasa kelak pada hari kiamat, tidak akan masuk dari pintu itu kecuali orang yang suka berpuasa. Dikatakan, manakah orang-orang yang suka berpuasa? maka mereka pun berdiri dan tidak masuk lewat pintu itu kecuali mereka. Jika mereka telah masuk, maka pintu itu di tutup sehingga tidak seorang pun masuk melaluinya lagi.” (HR Bukhori dan Muslim).

Itulah niat Puasa Ayyamul Bidh beserta hadits lengkapnya dan keutamaan yang perlu diketahui bagi umat Islam. Selamat menunaikan ibadah puasa!

Baca juga artikel Niat Puasa Idul Adha!

Ingin membaca artikel kami yang lainnya? Download aplikasi Sweetrip Indonesia dengan klik di sini