Tempat-Tempat Kenangan Dalam Lagu Didi Kempot

Kepergian Didi Kempot membuat banyak orang terkejut sekaligus terpukul. Bagaimana tidak? Kepergiannya begitu mendadak dan membuat kita tidak percaya. Maestro campursari tanah air ini telah berkarya sejak lama, tepatnya pada 1980-an akhir Didi Kempot memulai perjalanannya dengan menjadi pengamen jalanan hingga mulai menjadi penyanyi professional pada era 1990-an hingga sekarang.

Dalam berbagai lagu-lagu Didi Kempot yang kebanyakan bertema patah hati, terkadang Didi Kempot menyebutkan sejumlah tempat dan tak jarang menjadi judul lagu. Tempat-tempat tersebut begitu melekat dan bahkan membuat siapapun langsung teringat dengan sosok Didi Kempot yang legendaris. Inilah tempat-tempat kenangan dalam lagu Didi Kempot.

Stasiun Balapan

Tempat pertama yang menjadi saksi cerita dan kenangan lagu Didi Kempot adalah Stasiun Balapan. Siapapun pasti sudah tahu bahwa tempat ini menjadi salah satu judul lagu milik Didi Kempot yang sangat terkenal. Stasiun Balapan menjadi saksi cerita dan kenangan lagu Didi yang berjudul Stasiun Balapan.

Stasiun Balapan atau yang bernama resmi Stasiun Besar Kereta Api Solo Balapan merupakan salah satu stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Jalan Wolter Mongisidi 112, Kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Stasiun Solo Balapan sendiri dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi VI Yogyakarta. Stasiun Solo Balapan termasuk sebagai salah satu stasiun besar kereta api tertua di Indonesia yang dibangun oleh perusahaan kereta api pertama di Hindia Belanda, yaitu Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada 1864 dan dibuka sejak 1870. Nama Balapan sendiri diambil dari nama tanah lapang tempat pacuan kuda milik Mangkunegaran yang menjadi lokasi dari Stasiun Balapan.

Saat ini, Stasiun Balapan masih aktif melayani penumpang dan perjalanan kereta api serta menjadi stasiun utama perhentian KA kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi AC Premium di kota Solo/Surakarta. Sejumlah KA juga mengawali dan mengakhiri perjalanannya di Stasiun Solo Balapan seperti KA Argo Lawu, KA Argo Dwipangga, KA Lodaya, dan KA Fajar Utama/Senja Utama Solo. Kalau berkunjung ke Solo, jangan lupa untuk mampir ke tempat yang menjadi saksi cerita di lagu milik Didi Kempot ini ya!

Terminal Tirtonadi

Tempat kedua yang menjadi saksi cerita dan kenangan lagu Didi Kempot adalah Terminal Tirtonadi. Nama tempat ini menjadi salah satu judul lagu ambyar milik Didi Kempot juga yakni “Terminal Tirtonadi”. Sweet Couple yang Sobat Ambyar fans berat Didi Kempot pasti tahu dong lagu Terminal Tirtonadi yang terkenal itu?

Terminal Tirtonadi sendiri merupakan terminal bus utama dan terbesar di kota Surakarta/Solo yang berlokasi di Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Letak Terminal Bus Tirtonadi ini dekat dengan Stasiun Kereta Api Solo Balapan dan dihubungkan oleh sebuah jembatan penyebrangan (sky bridge). Terminal Bus Tirtonadi beroperasi selama 24 jam melayani penumpang dan perjalanan bus-bus antarkota antarprovinsi seperti ke Surabaya, Blitar, Malang, Banyuwangi, Semarang, Jogja, Purwokerto, Bandung, bahkan Jakarta. Kalau Sweet Couple naik bus ke Solo, pasti akan tiba di Terminal Tirtonadi, tempat yang menjadi saksi cerita dalam lagu milik Didi Kempot.

Taman Jurug

Masih di Kawasan kota Surakarta/Solo, tempat yang juga menjadi saksi cerita dan kenangan lagu Didi Kempot adalah Taman Jurug. Taman Jurug menjadi salah satu lagu hasil karya sang maestro Didi Kempot yakni “Taman Jurug”. Lagunya memang tidak setenar lagu Didi Kempot lainnya, tetapi menjadi lagu yang berkesan dan mengambil latar belakang tempat di kota Solo.

Baca Juga :  Lagu Terakhir Didi Kempot “Ojo Mudik”, Pesan Didi Kempot agar Tidak Mudik di Tengah Virus Corona

Taman Jurug atau Taman Satwa Taru Jurug merupakan salah objek wisata di kota Solo/Surakarta yang berupa kebun binatang. Taman Jurug ini rindang karena memiliki banyak pohon dan terletak tak jauh dari Sungai Bengawan Solo. Sejumlah koleksi satwa yang bisa dilihat di Taman Satwa Taru Jurug Solo adalah monyet dan aneka jenis burung.

Pasar Klewer

Satu lagi tempat di kota Surakarta/Solo yang juga menginspirasi Didi Kempot untuk lagu kenangannya yakni Pasar Klewer. Pasar Klewer menjadi salah satu judul lagu hasil karya dari Didi Kempot. Walau tidak seperti lagu-lagu lainnya, tetapi lagu ini tentunya memiliki kesan tersendiri bagi para penggemarnya dan siapapun yang memiliki kenangan dengan kota Solo.

Pasar Klewer merupakan pasar paling terkenal di kota Solo dan menjadi salah satu ikon kota Solo. Pasar Klewer menjual banyak produk tekstil terutama batik. Pasar Klewer sendiri memiliki asal usul nama dari kata klewer, yang terlihat dari barang dagangan kain batik yang diletakkan di atas Pundak para penjualnya dan terlihat menjuntai tak beraturan (kleweran). Jika ada kesempatan untuk ke Solo, jangan lewatkan untuk berkunjung ke Pasar Klewer ya Sweet Couple.

Terminal Kertonegoro

Bergeser ke wilayah Ngawi, Jawa Timur, ada tempat yang menjadi judul lagu dan saksi cerita dari lagu milik Didi Kempot. Tempat itu adalah Terminal Kertonegoro. Lagu Terminal Kertonegoro milik Didi Kempot ini juga cukup terkenal dan digandrungi oleh para Sobat Ambyar karena bercerita tentang rindu, perpisahan, dan patah hati.

Terminal Kertonegoro merupakan terminal bus utama dan terbesar di Kabupaten Ngawi yang lokasi tak jauh dari pusat ibukota Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Terminal ini tergolong terminal besar dan beroperasi 24 jam karena berada di lintasan utama jalur Surabaya-Yogyakarta.

Terminal Terboyo

Kembali ke wilayah Jawa Tengah, Didi Kempot Kembali mengambil tempat untuk saksi dan cerita kenangan lagu miliknya. Kali ini berada di Kota Semarang dan lagi-lagi tidak jauh-jauh dari sektor transportasi. Tempat itu adalah Terminal Terboyo. Terminal Terboyo menjadi salah satu judul lagu yang juga dibuat oleh Didi Kempot. Lagunya memang tidak setenar Terminal Tirtonadi dan Terminal Kertonegoro, tetapi tentunya memiliki tempat tersendiri di hati para penggemarnya.

Terminal Terboyo merupakan terminal bus yang ada di wilayah Kota Semarang bagian timur. Terminal Terboyo dulunya menjadi terminal bus utama di Kota Semarang dan melayani perjalanan antarkota antarprovinsi. Saat ini, Terminal Terboyo sudah tidak difungsikan lagi sebagai terminal bus karena seringnya banjir dan lokasi yang kurang representatif. Akhirnya, Pemkot Semarang memutuskan menutup Terminal Bus Terboyo dan mengubahnya menjadi Terminal Angkutan Kota dan Terminal Barang di Kota Semarang.

Pelabuhan Tanjung Mas

Masih di kota Semarang, ada lagi satu tempat yang menjadi saksi cerita dan kenangan lagu milik Didi Kempot. Tempat itu adalah Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah. Pelabuhan Tanjung Mas disebut sebagai bagian dari judul lagu ambyar terkenal milik Didi Kempot yakni “Tanjung Mas Ninggal Janji”. Lagu ini menjadi salah satu lagu paling ambyar milik Didi Kempot dan digandrungi para Sobat Ambyar karena bercerita tentang patah hati dan rasa rindu.

Baca Juga :  10 Lagu-lagu Kenangan Didi Kempot Yang Bikin Hati Ambyar!

Pelabuhan Tanjung Mas atau Pelabuhan Tanjung Emas merupakan Pelabuhan utama di Kota Semarang dan Jawa Tengah yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia III (Persero). Pelabuhan ini sudah lama dikenal sejak zaman dahulu dan menjadi pusat perdagangan Semarang. Pelabuhan Tanjung Mas ini tergolong sebagai Pelabuhan yang besar dan melayani kapal-kapal angkutan penumpang serta barang ke berbagai wilayah di penjuru tanah air.

Bangjo Malioboro

Di Jogja, Jalan Malioboro yang begitu terkenal juga menjadi saksi cerita dan kenangan lagu milik Didi Kempot. Jalan Malioboro menjadi salah satu judul lagi milik Didi Kempot yakni “Bangjo Malioboro”. Lagunya tidak setenar lagu milik Didi Kempot lainnya, tetapi tetap saja lagu ini menjadi salah satu karya dari maestro campursari Didi Kempot yang akan terus hidup di hati para penggemarnya.

Bangjo Malioboro jika diterjemahkan artinya adalah lampu lalu lintas Malioboro. Orang Jawa biasa menyebut lampu lalu lintas dengan bangjo, yang merupakan singkatan dari abang ijo, artinya merah hijau, sesuai dengan 2 warna utama lampu lalu lintas. Malioboro sendiri merupakan jalan utama paling terkenal di Jogja yang menjadi destinasi wisata belanja, kuliner, dan budaya di Jogja. Popularitas Jalan Malioboro sudah ada sejak zaman dulu dan terus mempercantik diri agar tetap nyaman dikunjungi orang-orang di Jogja.

Pelabuhan Tanjung Perak

Kalau dengan tempat yang satu ini tentu kita sudah tidak asing lagi. Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya tak hanya terkenal sebagai Pelabuhan laut, tetapi juga terkenal sebagai salah satu judul lagu yang dipopulerkan oleh Didi Kempot. Lagu ini tidak seperti lagu Didi Kempot lainnya yang bertema ambyar dan patah hati, tetapi bertema keceriaan kala tamasya bersama kawan-kawan. Cocok banget didengerin kala santai-santai di Tanjung Perak.

Pelabuhan Tanjung Perak sendiri merupakan Pelabuhan utama dan terbesar yang berada di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur dan dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia III (Persero). Pelabuhan Tanjung Perak termasuk salah satu Pelabuhan tersibuk di Indonesia selain Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Pelabuhan Tanjung Perak menjadi gerbang utama perdagangan dan bisnis di Kawasan Indonesia Timur.

Gunung Merapi Purba

Tempat yang satu ini memang bukan menjadi judul lagu milik Didi Kempot. Namun, tempat ini disebutkan dalam lirik di salah satu lagu ambyar milik Didi Kempot yang berjudul Banyu Langit. Lagu tersebut sangat digemari oleh sobat Ambyar karena bertema dengan ambyar dan patah hati. Lagu Banyu Langit ini tergolong terkenal dan easy listening sehingga membuat siapapun akan mudah terbuai kala mendengarnya.

Gunung Merapi Purba atau Gunung Api Purba sendiri merupakan salah satu destinasi wisata pegunungan yang ada di Kawasan Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Gunung Merapi Purba/Gunung Api Purba ini lebih dikenal dengan nama Gunung Api Purba Nglanggeran. Gunung ini terbentuk sudah lama sekali pada jutaan tahun silam. Nama Nglanggeran sendiri berasal dari kata langgar karena pada ratusan tahun silam, ada seorang dayang yang diundang warga setempat untuk syukuran hasil panen, tetapi warga malah melakukan hal yang tak terpuji dengan merusak wayang si dalang. Akibatnya dalang tersebut murka dan mengutuk warga menjadi wayang. Mereka pun dibuang ke Bukit Gunung Api Purba Nglanggeran.

Gunung Api Purba Nglanggeran ini memiliki panorama alam yang indah dengan pegunungan dan pepohonan di sekelilingnya. Tak hanya itu, di sini juga terdampat sebuah embung/danau buatan yang bisa dinikmati pemandangannya. Kalau ke Jogja, jangan lupa untuk berkunjung ke sini ya Sweet Couple.

Baca Juga :  Potret Pesona Kota Surakarta “Solo” yang Jadi Kota Kenangan Didi Kempot

Pantai Klayar Pacitan

Buat Sobat Ambyar penggemar lagu-lagu Didi Kempot, pasti sudah tidak asing dengan tempat yang satu ini. Tempat ini menjadi salah satu saksi cerita dan kenangan lagu milik Didi Kempot yang dikenal dengan karya lagu-lagu patah hati yang bikin ambyar. Tempat ini adalah Pantai Klayar Pacitan di Jawa Timur. Tempat ini menjadi salah satu judul lagu ambyar milik Didi Kempot dan banyak disukai oleh penggemarnya.

Pantai Klayar sendiri merupakan pantai di wilayah Desa Sandang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Pantai ini berada di pesisir selatan Pulau Jawa menghadap Samudera Hindia sehingga memiliki karakteristik ombak yang besar. Jarak Pantai Klayar dari pusat kota Pacitan sendiri sekitar 40 km. Pantai Klayar saat ini menjadi salah satu destinasi utama pantai di Kabupaten Pacitan karena pemandangan alam yang indah. Tak ada salahnya untuk berkunjung ke Pantai Klayar sambal mengenang lagu Didi Kempot di sini.

Pantai Parangtritis

Tempat yang satu ini tak hanya sekadar tempat wisata terkenal di Jogja, tetapi juga menjadi salah satu tempat yang menjadi saksi cerita dan kenangan lagu milik Didi Kempot. Ya, tempat ini adalah Pantai Parangtritis. Pantai Parangtritis menjadi salah satu judul lagu dari Didi Kempot yakni “Parangtritis”. Lagu ini tergolong dalam lagu Didi Kempot bergenre patah hati atau lagu ambyar karena menceritakan tentang kesedihan seseorang yang terluka akibat dibohongi oleh kekasihnya. Duh ambyar banget ya!

Pantai Parangtritis merupakan pantai di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dan sudah lama dikenal sebagai salah satu destinasi wisata pantai di Yogyakarta. Pantai Parangtritis sendiri bisa dikatakan sebagai pantai paling terkenal di Jogja terutama karena keterkaitannya dengan legenda dan mitos Nyi Roro Kidul, penguasa laut selatan Jawa. Pantai Parangtritis berpasir hitam nan luas dan memiliki ombak yang besar sehingga berbahaya untuk direnangi. Jika ingin menikmati Pantai Parangtritis dari ketinggian, bisa berkunjung ke bukit yang berada di sisi timur Parangtritis. Pemandangannya sangat indah di kala sunset. Tapi ke sananya kalau sudah tidak ada pandemic Corona ya Sweet Couple.

Itulah sejumlah tempat penuh kenangan yang ada dalam lagu-lagu milik Didi Kempot. Tentunya tempat-tempat tersebut memiliki cerita tersendiri di hati Didi Kempot sampai akhirnya dijadikan bagian dari lagu miliknya. Tempat-tempat tersebut juga lekat dengan hati masyarakat yang menjadi Sobat Ambyar fans berat Didi Kempot. Tak heran jika nama tempat tersebut begitu penuh kenangan dan kesan tersendiri dalam perjalanan Didi Kempot. Kita sendiri pun pastinya memiliki tempat penuh kenangan yang menjadi bagian dalam perjalanan hidup kita seperti di lagu-lagu Didi Kempot bukan?

Jika Sweet Couple berencana untuk napak tilas mengunjungi tempat-tempat tersebut dalam rangka mengenang karya Didi Kempot, maka boleh saja, tetapi tunggu hingga wabah pandemi virus Corona usai ya. Kalau sekarang jalan-jalannya cukup jalan-jalan virtual di rumah saja sembari menjaga kesehatan masing-masing.

Akhir kata, kami ucapkan selamat jalan kepada Didi Kempot. Semoga tenang dan bahagia di surga. Karyamu akan senantiasa terkenang di hati masyarakat Indonesia. See you Pakde Didi!

Leave a Reply