5 Aktivitas Tradisional 17 Agustusan dari Beberapa Daerah

17 Agustusan adalah sebutan yang biasa dikenal masyarakat saat sedang menggelar acara disaat Hari Kemerdekaan Indonesia. Sesuai dengan namanya, Indonesia Merdeka pada 17 Agustus 1945. Kemerdekaan Indonesia ini langsung di proklamasikan oleh Presiden dan Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia yaitu Soekarno dan Mohammad Hatta.

Setelah kurang lebih 350 tahun Bangsa Indonesia dijajah oleh Belanda dan 3,5 tahun dijajah oleh Jepang, pada 17 Agustus 1945 Indonesia berhasil Merdeka dari seluruh penjajah tersebut. Kalimat merdeka ini sendiri memiliki arti kebebasan. Bebas dari penjajahan, dan bebas dari segalanya.

Sejak saat itulah, setiap tanggal 17 Agustus dijadikan sebagai hari libur nasional. Hal ini juga yang membuat banyak orang menyebutnya dengan kalimat 17 Agustusan. Kalimat ini biasa di dengar saat sedang mengikuti acara di tanggal tersebut.

JADI CONTENT CREATOR SWEETRIP DAN RASAKAN MANFAATNYA
GABUNG

Artikel Terkait:

Aktivitas 17 Agustusan Di Beberapa Daerah

Aktivitas 17 Agustusan atau saat liburan yang sering dilakukan mungkin seperti balap karung, balap kelereng, makan kerupuk, hingga panjat pinang. Lain cerita di beberapa daerah tertentu memiliki tradisi yang pasti dilakukan saat merayakan Hari Raya Kemerdakaan Indonesia. Berikut adalah aktivitasnya:

1. Peresean, Lombok

5 Aktivitas Tradisional 17 Agustusan dari Beberapa Daerah
Gambar diambil dari gomandalika.com

Peresean merupakan permaian tradisonal khas suku Sasak, Pulau Lombok dalam mengadu ketangkasan sekaligus olah kanuragan yang mengandalkan kemampuan teknis memukul menggunakan alat penjalin (rotan) dan menangkis menggunakan ende (tameng).

Baca Juga :  Resep Ramen Curry Lezat dan Disukai Nagita Slavina

Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan, Lombok selalu menggelar lomba Peresean ini untuk memeriahkan rangkaian acara 17 Agustusan. Kesenian tradisional Khas Lombok ini termasuk ekstrim. Dibalik ke ekstriman kesenian ini, terdapat pesan moral yang tidak sembarangan.

Makna dari peresan ini ialah persaudaraan dan sikap ksatria seorang laki-laki yang diuji melalui permainan ini. Karena sangat disukai, tradisi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara saat berkunjung ke Lombok.

2. Pacu Kude, Aceh

5 Aktivitas Tradisional 17 Agustusan dari Beberapa Daerah
Gambar diambil dari pariwisataindonesia.id

Pacu kude adalah salah satu budaya yang ditetapkan oleh Pemerintah sebagai warisan budaya tak benda di Indonesia yang masih dilakukan hingga saat ini. Sesuai dengan namanya, aktivitas 17 Agustusan in ialah melakukan perlombaan pacuan kuda yang selalu dilakukan di Aceh saat Hari Kemerdekaan Indonesia.

Pacuan kuda ini biasa diselenggarakan 2 (dua) kali setiap tahun, yaitu bulan Februari memperingati HUT Kota Takengon dan bulan Agustus untuk memperingati Hari Kemerdekaan. Perlombaan pacuan kuda ini biasa diikuti oleh anak-anak yang masih berusiah 10 hinggan 16 tahun.

Pacu Kude sendiri merupakan simbol dari perjuangan rakyat untuk mendapatkan kemerdekaan. Hal ini yang membuat Pemerintah Indonesia menetapkan sebagai warisan budaya yang harus selalu dilestarikan sampai kapan pun.

Baca Juga :  Wisata dan Belajar di Taman Buah Mekarsari Cibubur

3. Obor Estafet, Semarang

5 Aktivitas Tradisional 17 Agustusan dari Beberapa Daerah
Gambar diambil dari semarangkota.go.id

Obor estafet merupakan salah satu aktivitas yang selalu dilakukan oleh warga Semarang saat menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. Obor estafer atau biasa dikenal dengan lari obor ini sendiri ternyata sudah dilakukan selama kurang lebih 30 tahun. Hingga saat ini, saat 17 Agustusan, acara ini masih berlangsung.

Obor dianggap sebagai simbol semangat dari para pahlawan saat memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Nah, melalui lomba obor estafet ini,  masyarakat diharapkan dapat  mencontoh semangat para pahlawan dan melanjutkan perjuangan mereka dalam mengisi kemerdekaan.

Para peserta mengenakan kostum bernuansa warna merah dan putih. Peserta pun tampak antusias saat mengikuti lomba. Lomba ini merupakan lomba tim yang dimana setiap tim terdiri atas tujuh pelari, yakni lima pelari utama, dan dua cadangan.

4. Lomba Dayung, Banjarmasin

5 Aktivitas Tradisional 17 Agustusan dari Beberapa Daerah
Gambar diambil dari banjarmasin.tribunnews.com

Lomba dayung adalah salah satu hal yang harus dilakukan saat merayakan Hari Kemerdekaan di kota tersebut akan terasa sangat kurang apabila merayakan Kemerdekaan tanpa melakukan lomba dayung yang biasa digelar di Sungai Martapura, Kota Banjarmasin. Hingga saat ini, saat 17 Agustusan masih berlangsung.

Aktivitas ini tentunya sangat menarik perhatian banyak orang, baik warga Kota Banjarmasin ini sendiri atau pendatang ke kota tersebut. Selain seru untuk dilihat secara langsung, tujuan dari lomba dayung ini juga menjadi sarana untuk mencari bibit-bibit pendayung andal.

Baca Juga :  5 Food Vlog Nex Carlos yang Paling Populer

5. Pawai Jampana, Bandung

5 Aktivitas Tradisional 17 Agustusan dari Beberapa Daerah
Gambar diambil dari misteraladin.com

Pawai Jampana merupakan aktivitas yang sudah dilaksanakan secara turun temurun sejak dulu. Tradisi ini merupakan perwujudan rasa syukur terhadap hasil panen masyarakat sekaligus untuk menyambut momen bersejarah bagi Indonesia, yakni hari kemerdekaan.

Dalam pawai ini akan ada tandu besar yang berisi aneka hasil bumi, hasil kerajinan masyarakat setempat, serta berbagai macam makanan. Tandu tersebut akan dibawa oleh empat orang. Hasil bumi yang ada pada tandu tersebut kemudian akan diperebutkan oleh peserta pawai dan warga yang ikut menyaksikan pawai.

Begitulah aktivitas yang biasa dilakukan oleh beberapa daerah di Indonesia ini untuk menyambut Hari Raya Kemerdekaan Indonesia. Kalau di daerah sweet couple lainnya ada aktivitas apa nih yang seru?

Merdeka!

Ingin membaca artikel kami yang lainnya? Download aplikasi Sweetrip Indonesia dengan klik di sini

Artikel disadur dari beberapa artikel