Tips Cara Memilih Ayam Kampung yang Segar dan Berkualitas

Ayam memang selalu menjadi bahan dasar makanan yang paling sering dicari. Hampir semua kalangan menyukai sajian olahan ayam. Selain bisa diolah menjadi berbagai macam hidangan, harganya pun lebih terjangkau dibanding daging sapi.

Kali ini kami akan memberikan Tips cara memilih ayam kampung yang bagus. Ayam kampung dikenal lebih sehat, walaupun harganya memang lebih mahal dibandingkan ayam broiler.

Yuk, ikuti artikel ini selengkapnya ya!

JADI CONTENT CREATOR SWEETRIP DAN RASAKAN MANFAATNYA
GABUNG

Artikel Terkait:

Cara Memilih Ayam Kampung

1. Perhatikan Ciri Fisiknya

Ayam kampung dapat dibeli dalam keadaan hidup atau sudah dibersihkan. Jika dibeli dalam keadaan hidup, Sweet Couple dapat memperhatikan warna bulunya sebagai salah satu petunjuk. Umumnya, bulu ayam kampung memiliki warna hitam, abu-abu, atau cokelat. Selain itu, ayam kampung cenderung memiliki ukuran yang lebih besar daripada ayam broiler dan memiliki bentuk fisik yang lebih ramping.

2. Warna Daging dan Aromanya

Ayam kampung berkualitas biasanya memiliki daging yang berwarna putih bersih, berkilau, dan teksturnya kenyal. Kulitnya juga lebih kuat dan elastis dibandingkan dengan ayam pejantan. Ayam kampung cenderung tidak memiliki aroma yang menyengat. Jika Sweet Couple mencium bau amis atau melihat warna yang kurang segar pada ayam kampung, kemungkinan besar ayam tersebut sudah tidak layak untuk dikonsumsi.

3. Perhatikan Bagian Ceker

Biasanya, ceker ayam kampung memiliki warna yang lebih gelap. Ceker ayam kampung asli umumnya tidak berwarna putih, tetapi memiliki warna kuning atau kehitaman. Perbedaan warna pada ceker dapat menjadi indikasi kualitas dan asal usul ayam kampung tersebut.

4. Periksa Bagian Lemaknya

Cara memilih ayam kampung selanjutnya adalah dengan memeriksa lemaknya. Lemak pada ayam kampung biasanya lebih banyak terdapat di bagian pantat. Lemak ini sering kali berwarna kuning tua dan jumlahnya tidak terlalu banyak. Selain itu, Sweet Couple juga dapat memperhatikan bagian paha ayam kampung. Paha ayam kampung cenderung memiliki ukuran yang lebih panjang tanpa adanya lapisan lemak yang tebal.

5. Harga Ayam Kampung

Harga ayam kampung memang cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan jenis ayam lainnya. Namun, tingginya harga tersebut tidak selalu menjamin bahwa Sweet Couple akan mendapatkan ayam kampung asli. Terdapat risiko bahwa banyak pedagang yang mencampur ayam kampung dengan ayam broiler atau persilangan untuk meningkatkan keuntungan. Umumnya, satu ekor ayam kampung dengan berat antara 1 hingga 1,5 kilogram dijual dengan harga sekitar Rp70 ribu sampai Rp80 ribu per ekor. Oleh karena itu, penting untuk memastikan keaslian ayam kampung sebelum membelinya.

Itulah beberapa tips cara memilih ayam kampung yang berkualitas. Selamat mencoba Sweet Couple!

Artikel disadur dari berbagai sumber